via designsponge

Rupanya sudah menjadi kebiasaan untuk berjalan-jalan di pasar barang antik / barang bekas pada hari Minggu. Tujuannya sih sekedar lihat-lihat, namun sering kali ada banyak barang yang begitu unik sehingga, errhhmm terkadang berakhir membeli.

Salah satunya seperti meja belajar yang saya temukan di pasar barang antik di dekat stasiun Tawang, Semarang. Sepintas melihat, awalnya meja belajar ini terlihat biasa saja, dengan warna coklat tua yang agak membosankan. Bukannya saya tidak senang dengan warna coklat, tapi senyatanya, warna itu benar-benar tergantung bagaimana kita mengaplikasikannya. Untuk meja belajar ini, karena nanti buat anak, tidak bisa saya contohkan untuk pengaplikasian warna coklat yang lebih menarik.

 

study desk_before Before make-over: an almost boring desk

Dengan delapan buah laci di samping kanan dan kiri meja serta enam buah laci di bagian bawah tempat menulis, satu warna saja akan terlihat membosankan untuk meja baru saya (sekarang ketahuaan ya kalau hobi rosok …)

Berhubung sang anak adalah anak cewe, dan juga kebetulan juga anak cewe yang satu ini senangnya warna pink maka meja belajarnya saya kombinasikan dengan warna putih. Tadahhh….hasilnya sangat memuaskan.

 

IMG_1630

Tampak depan bagian atas tertutup

  IMG_1625

Tampak depan bagian atas terbuka

 

Ya jelas memuaskan ya, bentuk awalnya saja sudah bagus dengan begitu banyak laci yang fungsional. Anak saya jelas sudah diharapkan untuk bisa beres-beres barang-barangnya yang cukup banyak ke dalam laci-laci ini. Mengajarkan kerapian harus sejak dini bukan?

Saat membeli meja belajar ini terlalu banyak kebetulan yang terjadi. Mulai dari kebetulan ada waktu jalan-jalan sampai kebetulan menemukan meja belajar ini, sekarang ada kebetulan lainnya. Ehmmm, kebetulan mau pindahan rumah, jadi meja ini bisa mengikuti saya ke rumah baru. Dekorasi kamar pun akan disesuaikan dengan palet warna cerah untuk kamar anak saya. Foto-foto untuk hasil dekorasi kamar menyusul di posting lainnya setelah dekorasi selesai yah :)