via pinterest

Walt Disney – dipecat dari Kansas City Star pada tahun 1919 karena “kekurangan imajinasi dan tidak punya ide yang bagus”.

Sebaliknya setelah beberapa dekade, Tim Burton, sutradara sukses saat ini, ditolak oleh tim Disney karena kekurangan materi dan tata bahasa yang terbatas.

burton

via mentalfloss

 JK Rowling – ditolak oleh 12 penerbit, termasuk oleh HarperCollins, sampai akhirnya sebuah penerbit skala kecil di London bersedia menerbitkan bukunya Harry Potter, dengan syarat Rowling memiliki pekerjaan karena buku anak-anak tidak dapat menghasilkan banyak uang. Faktanya, novel-novel karyanya sangat sukses dan terjual sebanyak lebih dari 450juta buah.

Oprah Winfey – dipecat sebagai pembawa berita karena dia tidak bisa memisahkan emosi dan pekerjaannya. Nyatanya, TV shownya sangat digemari dan sukses dibanyak negara.

Elvis Presley – disarankan oleh managernya untuk kembali lagi menjadi supir truk  di Memphis setelah penampilan pertamanya di Nashville.

Steve Jobs – dipecat dari perusahaan yang dimulainya sendiri, Apple, namun kemudian diminta kembali untuk menyelematkan Apple pada tahun 1997.

Stephen King – ditolah sebanyak tiga puluh kali sampai dia hampir membuang karya pertamanya Carrie. Marilyn Monroe – pada awal karirnya menjadi aktris dan model, sempat disarankan untuk menjadi sekretaris.

Abraham Lincoln – pangkatnya diturunkan dari Kapten menjadi Prajurit saat perang, gagal menjadi pengusaha, dan kalah pada pemilihan politisi sebelum akhirnya dia menjadi Presiden Amerika.

Terlalu berbeda dengan karya lain yang ada dipasaran untuk anak-anak - inilah isi surat penolakan untuk Dr. Seuss, penulis buku anak-anak yang karya telah terjual lebih dari 300 juta buah dan merupakan salah satu penulis fiksi terbaik sepanjang masa.

Madonna, dianggap masih belum matang dan menurut salah satu produser di bawah ini, masih perlu waktu untuknya agar bisa berhasil. Sekarang dia adalah salah satu penyanyi berpenghasilan terbesar, apakah si produser masih ingin menunggu?

madonna

 via mentalfloss

Tidak ada pemenang yang berhasil pada usahanya yang pertama, tanpa disertai penolakan dan kegagalan. Orang yang sukses adalah yang tidak pernah berhenti mencoba. Saat Anda mengalami penolakan dan merasa gagal, ingatlah orang-orang tadi, dan Anda pun dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk bangkit kembali:

1. Sadarilah reaksi Anda pada penolakan. Kenalilah pikiran dan emosi Anda terhadap diri Anda sendiri dan pekerjaan atau usaha Anda. Anda perlu menyadari pikiran Anda terhadap penolakan ini dan menerima bahwa ini adalah bagian dari proses yang harus Anda lewati sebelum mencapai tahap selanjutnya.

2.  Berbicaralah kepada orang yang Anda percayai. Mengisolasi diri Anda dari pergaulan hanya akan menambah perasaan-perasaan negatif yang timbul akibat penolakan. Pastikan Anda tetap berhubungan dengan orang lain, seperti mentor, pelatih, grup pencari kerja, group keagamaan, atau teman baik Anda.

3.  Jangan menanggapi penolakan secara personal. Ini adalah bisnis, sering kali kita ditolak saat melamar kerja atau mengajukan proposal, lebih karena kebutuhan perusahaan, bukan karena diri Anda secara personal. Saat Anda ditolak, mungkin saja karena kualifikasi Anda lebih tinggi dari yang diperlukan perusahaan, atau ada kandidat lain yang diusulkan secara internal namun iklan pencari tenaga kerja harus diterbitkan sebagai persyaratan perusahaan.

5. Hindari memikirkan penolakan secara terus menerus. Jangan mencari-cari alasan yang tidak bisa Anda dapatkan. Pikirkanlah saat Anda mewawancara seseorang, kualifikasi bisa jadi bukan hal utama yang dicari perusahaan, tapi lebih kepada orang yang dicari apakah dapat mengikuti kultur perusahaan atau tidak.

6. Ambilah langkah selanjutnya dan move on— kontrollah hal-hal yang Anda bisa. Perluas pergaulan Anda dan tambahlah aktifitas-aktifitas mencari pekerjaan. Mengertilah bahwa mencari kerja atau kesempatan memerlukan tidakan yang agresif. Jangan habiskan waktu Anda untuk pencari kerja yang tidak mengerti nilai-nilai Anda dan terlalu takut membuat keputusan.

7.  Kembangkan skenario-skenario situasi di saat Anda dihadapkan pada keputusan-keputusan sulit. Ada saatnya perekrut tenaga kerja akan menanyakan hal-hal demikian, bersiaplah sehingga saat ditanya, Anda mempunyai jawaban.

8. Tetaplah bersikap positif.  Jika Anda yakin pada diri Anda dan terus mencoba, Anda akan menemukan peluang yang cocok dengan diri dan keiinginan Anda.